Showing posts with label Souvenir. Show all posts
Showing posts with label Souvenir. Show all posts

April 4, 2017

Buah Tangan Khas Papua

Ke Papua tak lengkap tanpa membawa buah tangan. Pulau Cendrawasih ini punya beragam suguhan untuk Anda bawa serta dalam tas sebelum pulang. Kota terlengkap untuk mencarinya, tentu saja Jayapura! Apa yang biasa Anda jadikan buah tangan untuk orang-orang tersayang? Pajangan? Benda khas? Panganan? Kaos bertuliskan daerah yang dituju? Atau mungkin kain batik yang punya corak berbeda di tiap daerah? Papua punya semuanya, dan Jayapura adalah kota yang tepat untuk mencari oleh-oleh khas Pulau Cendrawasih ini

Sebelum beranjak ke Kota Jayapura, tentukan dulu pilihan Anda. Kalau ingin membeli batik khas Papua, melajulah ke Toko Ilham atau Aneka Batik yang terletak di pusat kota. Batik Papua punya beberapa ciri khas, seperti warna yang cerah serta motif Tifa dan burung Cendrawasih. Harganya mulai Rp 25.000-75.000 per meter. Kedua tempat ini juga menjual kaos-kaos bertuliskan Papua. Pernah dengar cokelat Papua? Ini bukan cokelat biasa. Biji kakao yang ditanam di dataran tinggi Papua diproses dan dicampur rempah-rempah, juga sari buah merah yang berkhasiat. Tempat membelinya yaitu di Jl Raya Sentani, sebuah toko dengan papan besar bertuliskan "Coklat dan Buah Merah". Harga cokelat tergantung ukuran. Cokelat 100 gram seharga Rp 15.000 hingga 700 gram seharga Rp 40.000. Di toko ini Anda juga bisa membeli sari buah merah dan sarang semut. Keduanya dikenal sebagai ramuan tradisional khas Papua. 


koteka papua
Kemungkinan teman-teman Anda menitip koteka. Sebetulnya, benda ini digunakan oleh pria asli Papua untuk menutupi alat kelamin mereka. Namun, karena keunikan itulah koteka jadi buah tangan yang diincar banyak traveler. Untuk membeli berbagai bentuk koteka, bergeraklah ke Jalan Ahmadi. Ya, koteka ini tak hanya berbentuk kerucut panjang seperti yang biasa Anda lihat. Ada juga yang pangkalnya bulat, bahkan bergelombang seperti keris! Selain koteka, jejeran toko di Jalan Ahmadi juga menyediakan kerajinan lain khas Papua. Mulai dari nokem (tas keranjang dari akar pohon yang biasa digunakan di kepala), aksesori seperti kalung dan gelang, sampai kerajinan dari kayu yang banyak macamnya. Tinggal pilih sendiri dari sekian banyak patung, asbak, hingga pajangan dinding yang keren! Merasa belum cukup belanja? Datanglah saat berlangsung sebuah festival. Festival Danau Sentani misalnya, menjadi sentra kerajinan dan pertunjukan daerah selama festival ini berlangsung

Ragam Kerajinan Sulawesi

Beberapa sentra pembuatan kain tenun Buya Sabe ini antara lain di Desa Limboro, Desa Towale Kecamatan Banawa Tengah. Tenun Buya Sabe bisa ditemukan pula di sepanjang Desa Watusampu, Limboro, Salu Bomba, Tosale, Towale dan Kolakola di sebelah barat Kota Donggala Sulawesi Tengah. Hasil akhir kain hasil tenun buya sabe dikenal sebagai sarung donggala. Sarung Donggala Buya sabe atau sarung donggala, dibuat dari bahan benang sutra, dibuat oleh para wanita paruh baya berusia 50-60 tahun atau remaja berusia antara 12- 20 tahun. 

tenun sulawesi
Profesi sebagai penenun dan petani adalah merupakan pekerjaan utama para wanita di Donggala. Biasanya mereka bekerja sejak pukul 09.00-12.00, lalu diteruskan lagi pukul 13.00-17.00. Ada pula yang menenun di malam hari mulai pukul 19.00-22.00. Bagi ibu rumah tangga, mereka menyelesaikan dulu urusan masak-memasak dan mengatur rumah msaing-masing, baru kemudian menenun. Sementara bagi gadis remaja, ada yang pergi ke sekolah, ada pula yang membantu orang tuanya. Pembuatan tenun buya sabe ini hampir sama dengan pembuatan tenun-tenun yang ada di daerah lain. Baik dari proses pewarnaan benang hingga penenunan. 

Coraknya beragam, antara lain kain palekat garusu, buya awi, buya bomba, buya bomba kota, buya sabe, buya cura, serta kombinasi bomba dan sabe. Dari sekian corak tersebut, buya bomba yang paling sulit, hingga membutuhkan waktu pengerjaan satu hingga dua bulan. Berbeda dengan corak lainnya yang hanya membutuhkan waktu satu hingga dua minggu saja.Selain corak warna tenun buya sabe ini juga beragam. Mulai dari warna kuning, merah, biru, ungu, hingga hijau pun ada

Oleh oleh dari Kalimantan

Kota Banjarmasin dan Pulau Kalimantan secara umum sebenarnya menyimpan segudang eksotisme yang pantas untuk di apresiasi, baik dari sisi budaya, kekayaan alam, maupun geografis. Pernahkah Anda membayangkan sebuah kota yang tinggi permukaanya di bawah permukaan laut? Itulah Kota Banjarmasin, yang posisinya 60cm di bawah permukaan laut. Unik-kan?! Sayang, Keunikan Kota Banjarmasin yang satu ini memang jarang ter-ekspos keluar.

Bagi penikmat wisata, ikon pariwisata seperti pasar terapung, kerbau rawa, itik alabio, soto banjar, dan tentunya kota Intan Martapura pasti sudah akrab di telinga. Sedangkan untuk souvenir atau oleh-oleh khas Kalimantan Selatan? Jangan kuatir! Kota Banjarmasin sebagai "etalase" Bumi Banjar, Kalimantan Selatan mempunyai oleh-oleh khas yang betul-betul khas Kalimantan Selatan, di antaranya:


1. Batuan Mulia
batu mulia
Kota Martapura, ibu kota Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan selain dikenal sebagai serambi Makkah-nya Kalimantan, juga dikenal sebagai "kota intan". Kota Martapura inilah 'surga-nya' pecinta batu mulia. Hampir semua jenis batu mulia bisa ditemukan di sini!. Dari harga ribuan sampai milyaran rupiah, semua ada di sini. Pusat konsentrasi jual-beli batu mulia letaknya tepat di tengah kota, yaitu di pertokoan Cahaya Bumi Shalawat (CBS). Selain lokasinya yang strategis, karakter proses jual beli batu mulia disini layaknya pasar tradisional, sehingga proses interaksi antara penjual dan pembeli lebih intens, dekat, dan akrab, Jadi kalau anda berkunjung ke sini jangan heran kalau tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung, baik wisatawan lokal, interlokal, maupun mancanegara.




2. Kain Sasirangan


Kain sasirangan adalah kain khas suku Banjar di Kalimantan selatan. Nama "Sasirangan" sebenarnya adalah kata kerja, yaitu mengadopsi dari proses pembuatannya. "Sa" yang berarti "satu" dan "sirang" yang berarti "jelujur/lajur". Secara harfiah sasirangan bisa diartikan sebagai proses pen-jelujur/lajur-an yang di simpul/diikat dengan benang atau tali lainnya kemudian di celup untuk pewarnaannya.


Sasirangan setidaknya mengenal 19 motif, di antaranya sarigading, ombak sinapur karang (ombak menerjang batu karang), hiris pudak (irisan daun pudak), bayam raja (daun bayam), kambang kacang (bunga kacang panjang), naga balimbur (ular naga), daun jeruju (daun tanaman jeruju), bintang bahambur (bintang bertaburan di langit), kulat karikit (jamur kecil), gigi haruan (gigi ikan gabus), turun dayang(garis-garis), kangkung kaombakan (daun kangkung), dan jajumputan (jumputan). Selain itu ada pula kambang tampuk manggis (bunga buah manggis), dara manginang (remaja makan daun sirih), putri manangis (putrid menangis), kambang cengkeh (bunga cengkeh), awan beriring (awan sedang diterpa angin), dan benawati (warna pelangi).


Menurut sejarahnya, masing-masing motif kain sasirangan mempunyai fungsi yang berbeda-beda dalam ritual upacara adat suku banjar, ada yang khusus untuk pengobatan orang sakit (ghaib), laung (ikat kepala adat Banjar), Kakamban (serudung), udat (kemben), babat (ikat pinggang), tapih bahalai (sarung/jarik untuk perempuan), dan lain sebagainya.


Seiring ke-khasan kain Sasirangan yang "menjual", peruntukan kain sasirangan tidak hanya sebagai bagian dari ritual adat suku Banjar saja, tapi sudah melebar dan meluas melampaui batas-batas sakral sebagaimana fungsi awalnya. Sekarang, ditangan pejuang-pejuang kreatif, (tanpa berusaha mengubah fungsi utamanya), kain kebanggan masyarakat Kalimantan Selatan ini telah menjelma menjadi berbagai produk seni yang menakjubkan, bahkan sudah siap untuk go internasional!


3. Amplang


Kalimantan Selatan mempunyai camilan sejenis kerupuk yang dikenal dengan sebutan "Amplang". Awalnya, bahan baku utama pembuatan Amplang adalah ikan pipih (Notopterus chitala H.B.) yaitu sejenis ikan air tawar yang habitat alamnya adalah sungai dan rawa. Tapi seiring dengan semakin langkanya ikan pipih, perajin amplang memilih ikan tenggiri atau ikan gabus untuk dijadikan bahan baku utamanya dikombinasikan dengan berbagai rempah dan bumbu khas resep turun temurun. Dengan tekstur olahan yang renyah dan lembut, plus aroma dan rasa ikan yang menggoda, hhmm….maknyuus! Dijamin bikin Anda ketagihan! Sentra pembuatan amplang paling terkenal adalah di daerah Kabupaten Kotabaru, tapi sekarang seiring perkembangan pariwisata di seluruh wilayah Kalimantan Selatan yang begitu pesat menjadikan sentra industri amplang mulai meluas dan berkembang di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.


4. Panting


Panting adalah alat musik petik khas Kalimantan Selatan yang bentuk dasarnya mirip gambus Arab dengan ukuran yang lebih kecil, tapi mempunyai hiasan dengan ornament ukiran dan painting khas Kalimantan Selatan di beberapa bagian. Seperti ukiran kepala naga di bagian kepala Panting dan ornament khas suku Banjar di bagian lambung.

Kata "Panting" berarti petik, mengadopsi dari cara memainkannya yakni, membunyikan senar dengan teknik petikan/sentilan. Awalnya, "Panting" hanya memiliki tiga buah tali atau dawai, dimana masing-masing mempunyai fungsi masing-masing. Tali pertama disebut pangalik. Yaitu tali yang dibunyikan untuk penyisip nyanyian atau melodi. Tali kedua, disebut panggundah atau pangguda yang digunakan sebagai penyusun lagu atau paningkah. Sedang tali ketiga disebut agur yang berfungsi sebagai bass.


Tali "Panting" pada masa lalu dibuat dari haduk hanau (ijuk), serat nenas, serat kulit kayu bikat, benang mesin, atau benang sinali. Tapi sekarang benang nilon dan kawat/string (dengan empat bentangan pada badan "Panting") tampak lebih banyak digunakan karena lebih mudah didapatkan dan bunyinya yang jauh lebih merdu.


Seiring semakin kreatif dan variatifnya ornament penghias yang melekat di badan panting, fungsi panting sekarang tidak hanya untuk dinikmati alunan nada-nadanya saja, tapi juga cocok untuk benda seni pajangan penghias ruangan.


5. Miniatur rumah adat banjar

Suku Banjar mempunyai beberapa jenis rumah adat yang sangat khas di antaranya bubungan tinggi, gajah baliku, palimasan, balai bini, tadah alas, gajah manyusu, balai laki, palimbangan, cacak burung, lanting, joglo gudang, dan joglo bangun gudang. Untuk souvenir miniatur rumah adat banjar, sesuai dengan aslinya bahan baku utamanya adalah kayu. Hanya saja, jenis kayu yang di digunakan adalah kayu agatis, bukan kayu ulin/kayu besi seperti bahan kayu rumah aslinya. Saat ini, miniatur rumah adat Banjar asli Banjarmasin ini menjadi buruan kolektor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.


6. Kaos Banjar


Trend kaos dengan tema daerah memang lagi booming, tidak ketinggalan di Kota Banjarmasin. Kalau di Jogja ada kaos Dagadu, di Banjarmasin ada kaos HY-MUNK yang artinya senang, bahagia. Berbeda dengan konsep kaos daerah lainnya, kaos asli Banjar ini lebih memilih untuk menjadi media promosi bagi berbagai potensi adat dan budaya masyarakat Suku Banjar secara detail. Bila melihat katalog produk dari kaos HY-MUNK, kita seperti melihat dan membaca rekam jejak (ensiklopedi) budaya, adat istiadat dan profil suku banjar serta daerah Kalimantan Selatan secara utuh tanpa harus mengurangi roh artistik dan komersial dari produk kaosnya

Tenun Songket oleh-oleh khas Padang

tenun songket.jpg
Bagi yang mau wisata sekaligus mencari oleh-oleh khas Padang, ke Pasar Atas letakn ya di jantung Kota Bukittinggi. Lokasinya strategis dan dapat diakses dari berbagai tempat tujuan liburan di Bukittinggi. Begitu memasuki pasar ini, Anda akan disambut oleh jejeran patung dengan kain aneka warna. Sulaman pada kain membuatnya semakin menarik. Sulamannya sendiri merupakan sulaman tangan para pengrajin di Bukittinggi. Sulaman kerancang adalah yang menjadi andalan di Pasar Atas.



Soal harga bervariasi, mulai dari Rp 250.000-700.000, tergantung banyak sulaman dan jenis bahan. Selain kain sulam, Anda juga bisa melihat jejeran kain songket yang dipajang di etalase toko.Nah, untuk kain songket, ada empat jenis kain yang dijual, yaitu kain songket benang satu, dua, tiga dan empat. Berbeda dengan kain yang dibordir sulam tangan, songket dijual dengan harga yang lebih tinggi. Kain songket benang 4 adalah yang paling murah. Untuk selembar kain songket benang empat, harganya dipatok Rp 700.000. Sedangkan untuk benang satu, dihargai mulai dari Rp 2.000.000. Perbedaan harga ini dikarenakan tingkat kesulitan pembuatan kainUntuk buah tangan, wisatawan dapat membawa pulang yang khas Sumatera Barat. Seperti gantungan kunci Jam Gadang, replika Ngarai Sianok, sampai kerajinan kayu.


Pasar atas tidak hanya menyediakan songket dan suvenir saja, namun juga makanan khas Sumatera Barat dengan harga terjangkau. Jadi, sekalian belanja sekalian kulineran. Kaum laki-laki juga bisa menunggu pihak perempuan yang berbelanja.Bila merasa belum puas berbelanja, Anda juga bisa mengunjungi Pasar Lereng dan Pasar Bawah. Jadi, sudah tahu kan mau belanja oleh-oleh dimana di Bukittinggi


Oleh Oleh Cantik dari Jogjakarta

Souvenir Jogjakarta -

Desa Kasongan berada di Pedukuhan Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Disini terdapat kerajinan gerabah, kerajinan dari tanah liat yang berupa alat kebutuhan rumah tangga, seperti guci, pot bunga, kendi dan masih banyak lagi. Bentuk-bentuknya pun unik dan dapat menjadi oleh-oleh yang sangat cantik. Selain itu juga Anda akan menemui hiasan dan miniatur berupa hiasan dinding, miniatur becak atau candi, asbak, vas bunga, dan lain-lain. Harganya pun berkisar mulai dari puluhan hingga ratusan ribu. Cukup murah untuk Anda jadikan oleh-oleh.

kasongan bantul

April 2, 2017

Souvenir Bali murah di Bali dimana

Souvenir Bali murah di Bali dimana bli? Dimana nyari oleh oleh khas Bali yang murah meriah gan? Pertanyaan diatas sering saya baca di forum, facebook atau ketika ada keluarga jauh, teman yang tinggal di luar Bali untuk pertama kalinya berlibur ke Bali. Setelah beberapa kali mengantar dan menemani belanja oleh oleh khas Bali, berikut ini tempat belanja yang menjual souvenir yang layak Anda kunjungi. 

Pasar-Sukawati-Gianyar-Bali


Pasar Seni Sukawati Berlokasi di jalan raya Sukawati, Pasar Sukawati sangat mudah untuk dikunjungi. Membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai, atau sekitar 20 menit menggunakan kendaraan bermotor dari pusat kota Denpasar. Pasar Sukawati begitu terkenal sebagai pasar oleh oleh khas Bali. Banyak pejabat negara, artis lokal maupun interlokal hingga tokoh tokoh politik menjadikan Pasar Sukawati sebagai agenda utama ketika berkunjung ke Bali. Dengan julukan Gianyar sebagai kota seni , Pasar Sukawati dijadikan pusat penjualan berbagai kerajinan seni khas Bali. Mulai dari baju bai, patung bali, lukisan bali, aksesoris bali (gelang, anting-anting, bros) dan lain sebagainya. Pasar Sukawati buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WITA. 

Pasar Kumbasari Tempat belanja souvenir Bali murah di Bali berikutnya adalah Pasar Kumbasari Pasar ini terletak di Jalan Gajah Mada – Denpasar. Lokasinya yang berdekatan dengan Pasar Badung, menjadikan pasar ini begitu ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal, wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Sama halnya dengan Pasar Sukawati, Pasar Kumbasari juga menjual beraneka kerajinan khas Bali. Mukena bali, lukisan, Batik Bali, tenun ikat bali, patung dan lain sebagainya dipajang di toko-toko yang menjual souvenir Bali. Selain menjual berbagai cinderamata dan kerajinan khas Bali, pasar ini juga menjual berbagai keperluan untuk upacara keagaamaan seperti Dupa Bali, pakaian adat bali, canang, dan lain lain. Apabila Anda jalan jalan santai (JJS) ke Denpasar, Pasar Kumbasari bisa menjadi alternatif untuk membeli souvenir Bali murah ataupun sekedar ingin mencicipi jajanan/kuliner khas Bali. 

pasar seni kumbasari.jpg


Joger  Souvenir Bali yang Unik, Lucu dan Orisinal Toko oleh oleh khas Bali yang berlokasi di Jl. Raya Kuta ini sangat terkenal dan menurut saya sudah menjadi icon oleh-oleh khas Bali yang wajib dibawa pulang. Kata teman-teman, ga asyik kalau ga ke Joger. Belum sah ke Bali, kalau ga beli baju joger. Walaupun cuma beli sabiji, yang penting teh ada logo Jogernya. Keunikan souvenir Bali ini terletak pada kata-kata, bentuk souvenir dan juga gambar-gambar yang lucu. Beragam souvenir Bali dijual di sini. Mulai dari T-Shirt Bali, celana, topi, jaket, sandal, tas, pernak pernik dan lain lain. Pertama kali memasuki areal parkir, Anda akan menemukan papan bertuliskan “PUSAT TOLAH TOLEH. OLEH OLEH ORISINAL KHAS JOGER” Pabrik Kata-kata Joger buka 24 jam/3 hari (alias 8 jam/hari). Kecuali hari-hari raksasa dari jam 10.00 s/d 18.00 WIJo (Waktu Indonesia bagian Joger) …..dan masih banyak lagi kata-kata lucu, nyeleneh dan membuat senyum senyum sendiri. Oh ya satu lagi “BELANJA TIDAK BELANJA TETAP THANK YOU” 

Erlangga: Supermarketnya Souvenir Bali Kurang lebih enam tahun sebelumnya, apabila ada keluarga atau teman yang ingin membeli souvenir bali, saya pasti akan mengajak mereka ke Pasar Sukawati atau ke Pasar Kumbasari. Pada waktu itu kedua pasar tersebut masih menjadi rujukan sebagai pusat penjualan souvenir khas Bali. Seiring dengan perjalanan waktu, adanya peluang bisnis dan perkembangan investasi maka tempat penjualan souvenir Bali murah tidak hanya dijual di pasar-pasar tradisional. Kini sudah banyak hadir toko retail yang menjual semua jenis souvenir Bali. Salah satunya adalah Erlangga. Dengan menawarkan konsep ala supermarket ini, Anda tidak membutuhkan skill tawar menawar. Semua jenis souvenir Bali sudah diberikan label harga. Untuk sebagian orang, belanja souvenir Bali murah ala supermarket ini sangat mudah dan nyaman. Selain menyediakan tempat belanja yang luas, toko souvenir Bali murah ini juga dilengkapi dengan parkiran yang luas, mushola, food court dan arena bermain anak-anak. 

Krisna: Hypermarketnya Souvenir Bali Menurut saya, toko souvenir Seni Krisna ini ibaratnya hypermarketnya Oleh-Oleh Khas Bali. Sejak berdirinya sekitar tahun 2007, toko souvenir Bali ini sudah memiliki 5 outlet . Dan hampir semua outlet memiliki tempat belanja yang luas dan nyaman, dilengkapi dengan loby, restaurant , parkiran yang super luas, refresh area. Seperti halnya toko souvenir Bali murah lainnya, Krisna Bali menawarkan berbagai souvenir khas Bali yang menarik. Mulai dari T-Shirt, cemilan khas Bali, kerajinan tangan, bed covers Bali, tas kreasi, lukisan, patung dan lain sebagainya. Produk unggulan Krisna Oleh-oleh Khas Bali ini adalah baju kaos. Dengan design kartun Bali yang unik dan lucu, souvenir bali murah ini layak Anda miliki dan dijadikan oleh-oleh khas Bali.

wonderful Indonesia

Curug Sewu

Taman wisata air terjun Curugsewu adalah taman wisata dengan fasilitas terlengkap di wilayah kecamatan Patean kabupaten Kendal. Curug...